Halloween Costume ideas 2015
Latest Post

Lampung Timur - Perpustakaan Desa di Muara Gading Mas, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung mulai mendapat perhatian dan bantuan terutama buku dari berbagai pihak.
M. Farid, Ketua Pengelola Perpustakaan Desa Muara Gading Mas saat ditemui di perpustakaan desa, Senin (27/3) mengaku sejak diberitakan beberapa awak media pada 2016, perpustakaan desa tersebut mulai dilirik berbagai pihak. Diantaranya mendapatkan perhatian berupa bantuan sejumlah buku.
 "Untuk sekarang ini lumayan sudah banyak perhatian, seperti bantuan buku semenjak diberitakan di media beberapa waktu lalu," kata Farid.
Menurut dia, sebelumnya perpustakaan desa itu sangat minim perhatian. "Ada perhatian seperti dari Dinas Perpusatakaan Daerah, tapi minim namun semenjak diwartakan banyak yang memberi perhatian," kata dia lagi.
Kata Farid setelah muncul pemberitaan tentang kondisi dan aktivitas perpustakaan desa yang ramai dikunjungi anak nelayan itu, bantuan pun mengalir seperti bantuan buku dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
"Dari jumalah bantuan yang diberikan Perpustakaan Nasional RI sebanyak 959 buah buku. Buku yang diberikan seperti buku agama, buku bacaan buat anak-anak, buku bacaan buat remaja,novel dan masih banyak lagi," lainnya
Di tambah lagi bantuan datang dari Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Bill & Melinda Gates Foundation (B&MGF atau Gates Foundation) yayasan swasta yang beroperasi secara transparan terbesar di dunia yang didirikan oleh Bill dan Melinda Gates dan bermarkas di Seattle, Washington, Amerika Serikat.
Selain itu juga bantuan dari yayasan itu berupa tiga unit komputer dan pelatihan pengembangan serta pengelolaan perpustakaan bagi pengelola perpustakaan. Pelatihan sudah digelar di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lampung Timur beberapa hari yang lalu.
Sementara ini Perpustakaan atau taman baca di desa nelayan itu setiap hari dipadati pengunjung. Apa lagi cuaca cerah, tidak kurang dari 60 anak-anak ke sini untuk membaca dan belajar.
Menurut dia, adanya perpustakaan desa menambah minat baca anak-anak di desanya.
Anak-anak tersebut mendapatkan pelajaran tambahan berupa pelajaran komputer dan bahasa Inggris dari pengelola perpustakaan.
Ia menyebutkan, jumlah buku yang tersedia di perpustakaan tersebut baru sekitar 100 judul yang berasal dari sumbangan Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Daerah Kabupaten Lampung Timur.
"Jadi kami masih kekurangan buku untuk menambah koleksi," ungkapnya.
Senada di katakan Kepala Desa Muara Gading Mas, Wahono membenarkan banyak perhatian dari berbagai pihak kepada perpustakaan desa yang berada di samping kantor desanya itu.
Bahkan Wahono mengaku belum lama ini dihubungi staf kepresidenan yang meminta dirinya dan staf perpustakaan desa M Farid ke Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo.
"Saya dihubungi staf Sekretariat Negara ditanya tentang perpustakaan desa dan akan diundang untuk bertemu Presiden Jokowi, namanya yang menelepon Pak Widodo," ungkapnya
Namun menurut dia belum ada kepastian tentang undangan tersebut.
Ini Gagasan membangun perpustakaan berawal dari keperihatinan melihat anak-anak di desa yang putus sekolah dan minim kegiatan ditambah minim minat membaca.
"Kebetulan perpustakaan menjadi program kami, karena kami melihat minat baca anak-anak di sini minim, dan diusulkan untuk dibangun, jadi perpustakaan dibangun 2014 dari bantuan dana CSR sebuah perusahaan migas, dan secara resmi mulai dibuka sejak Mei 2016," katanya.
 Selain itu guna, untuk merangsang anak-anak menjadi gemar membaca, anak juga diberikan kursus bahasa Inggris dan komputer secara gratis.
Harapannya, pemerintah dan pihak-pihak yang peduli dapat memberikan tambahan koleksi buku dan sarana penunjang lainnya di perpustakaan desa itu.(ris) 

Keliling Areal Persawahan|foto freddy|
METRO – Keuletan pegiat bersepedah keliling semakin trand bagi kalangan masyarakat, komunitas, bahkan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Metro untuk mengajak masyarakat menjalankan hidup sehat, khususnya dengan berolahraga bersepedah makin disambut positif.

“ Dulu bsaya memang suka bersepedah. Akan tetapi, kemudian sempat vakum. Kini, setelah hobi bersepedah marak kembali, saya ikut lagi. Saya senang karna bisa bersilahturahmi mendapat banyak teman, dan kegiatan ini juga bagus untuk kesehatan,” kata Camat Metro Pusat, Triana Aprisia, S. STP, kepada Radar Metro, Minggu (26/3/2017)

Hobi bersepedah, menurut Triana saat ini menjadi gaya hidup positif yang makin digemari masyarakat Kota Metro. Kini, makin bermunculan komunitas pegiat sepedah dari berbagai kelompok maupun dari kesamaan jenis sepedah, seperti sepedah gunging, fixie, onthel, dan BMX.

Mereka sering melaksanaan kegiatan bersama, biasanya hari jumat pagi, sabtu dan minggu pagi. Selain sebagai ajang silahturahmi dan mempererat kebersamaan antara pegiat sepedah, langkah ini merupakan upaya mereka mengajak masyarakiat menjalankan hidup sehat diantaranya melalui hobi bersepedah.

Salah satu kegiatan bersepedah yang menjadi favorit saya adalah disaat melewati rute yang jalanyanya berkelok banyak tikungan dan tanjakan diareal persawahan. Selain menghirup udara segar juga menambah semangat saat rame-rame bersepedah berfoto bareng direal persawahan.

“Gak ada gabung-gabung club atau komunitas. Pokoknya sepedahan sama teman-teman yang suka sepedahan dan sekarang sedang digerakan aparat Kelurahan se Kecamatan Metro Pusat beserta pamong dan warga yang punya sepedah untuk ikut sepedah santai setiap Jumat pagi,” pungkasnya.(fdy)

Walikota Metro, A.Pairin potong pita grand opening MP One Stationery|foto : Freddy|

















METRO – Walikota Metro Achmad Pairin, S.Sos secara simbolis menandatangani prasasti dan memotong pita meresmikan Go (Grand Opening) MP One Stationery dan Nana Skin Care yang beralamat di Ruko Golden Bisnis Jl. AR. Prawiwa Negara, Metro Pusat, Minggu (26/3/2017). 

Dalam kesempatan tersebut, A. Pairin memberikan ucapan terimakasih  apresiasi kepada investor lokal yang bersama-sama memajukan Metro yang bergerak dibidang pendidikan dengan mendirikan pusat perlengkapan sekolah dan kantor serta perawatan kecantikan terlengkap di Kota Metro.
“Mudah-mudahan hadirnya MP One Stationery di Kota Metro dapat bermanfaat bagi masyarakat kota Metro pada khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Pemkot janji akan membuka lebar –lebar bagi investor serta memberikan akses mudah soal perizinan, asal mengikuti prosedur dan aturan yang ada,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Pairin pihaknya bersikap terbuka kepada investor  di Kota Metro. Asal pelaku usahanya merekrut tenaga lokal dan bersama-sama memajukan Kota Metro. Metro tidak memiliki sektor andalan, maka mengoptimalkan Retail inilah agar bisa membantu menjadi tulang punggung perekonomian Kota Metro.
“Semoga keberadaan MP One Stationery dan Nana Skin Care ini mendekatkan kepada masyarakat akan manfaatnya. Sebagai kawasan strategis Kota Metro merupakan kota berkembang dan membutuhkan dunia investasi yang sehat,” harapnya.

Sementara itu, Owner MP One Stationery dan Nana Skin Care M. Arief Deddy Nugroho mengucapkan trimkasih kepada Walikota Metro beserta jajaran, tamu undangan, rekan, dan masyarakat yang menyempatkan waktu hadir pada acara Grand Opening MP One Stationery dan Nana Skin Care Kota Metro. Dimana MP One Stationery ini bergerak dibidang Retail perlengakapan sekolah dan kantor dengan hharga kompetitif , makin banyak pembelian makin murah pula harga yang diberikan.

“Sedangkan Nana Skin Care ini bergerak dibidang kecantikan, dan konsultasi gratis. Promo selama bulan maret diskon 30 persen for treatment diskon 10 persen for crem. Dapatkan juga diskon member setelah promo berakhir,”tuturnya.

Soal biaya perawatan kecantikan, kata dr Ratna Megawati selaku Owner Nana Skincare, cukup terjangkau bagi semua kalangan. Misalnya paket cream herbal Whitening, Acne, dan paket Anti Aging mulai dari Rp 200.000. Jadi tunggu apa lagi ayo datang dan belanjalah di MP One Stationery dan perawatan kecantikan hanya di Nana Skin Care yang bisa menjawab keinginan anda,”ujarnya.(Adv)

Lampung Timur - Festival Burung Berkicau Bumei Tuwah Bepadan Cup I dan Anniversary Bintang Timur Bird Club IV dibuka oleh Wakil Bupati Lampung Timur, Zaiful Bokhari, di Lapangan Desa Labuhan Ratu 1, Kecamatan Way Jepara, Minggu (26/03/2017).

Turut hadir pada acara tersebut Bupati Lampung Timur, Chusnunia chalim dan wakil bupati Zaiful Bukhori.Sekdakab, Puji Riyanto, Sekretaris Dewan, Yusmar Sirya, Perwira Penghubung 0411/ LT,Mayor Kaveleri, Joko subroto, Kapolres Lampung Timur, AKBP Harseno, jajaran forkopimda dan forkopimcam beserta kepala desa se Kecamatan Way Jepara.

Festival Burung Berkicau Bumei Tuwah Bepadan Cup I terselenggara berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Lampung Timur dengan Komunitas Pecinta Burung Berkicau atau yang lebih trend disebut Komunitas Kicau Mania yang ada di Lampung Timur yaitu Bintang Timur Bird Club Lampung Timur. Adapun burung yang diperlombakan diantaranya kacer, lovebird, murai dan kenari yang dibagi menjadi beberapa kelas.

Dalam sambutan bupati chusnunia chalim yang diwakili oleh wakil bupati Zaiful Bokhori menyampaikan bahwa kegiatan festival kicau burung yang akan diberi nama Bumei Tuwah Bepadan Cup I. Nama Bumei Tuwah Bepadan disematkan pada kegiatan ini adalah untuk menjadikan semboyan Lampung Timur agar lebih dikenal secara luas dan menjadi ikon. Bila kemudian hari orang mendengar Bumei Tuwah Bepadan Cup, maka yg terbesit dalam benak mereka adalah sebuah festival kicau burung di Lampung Timur.

“Untuk Festival kicau mania yang rencananya diadakan setiap bulan maret, mencantumkan angka satu pada nama kegiatan tersebut agar kedepan festival kicau mania ini dapat terselenggara secara berkesinambungan dan menjadi agenda tetap di Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Chusnunia mengatakan bahwa festival kicau burung saat ini merupakan salah satu bagian kalender even pariwisata 2017 Kabupaten Lampung Timur. Dimana pada dasarnya melalui even pariwisata tersebut mewadahi berbagai hobi. Karena basis sebenarnya festival festival yang ada di Lampung Timur saat ini berasal dari berbagai komunitas hobi seperti komunintas pencinta burung.

“Sebenarnya Lampung Timur termasuk punya andalan yaitu Murai Batu Way Kambas. Dan kita ingin support nanti kedepannya teman teman penangkar burung dan sebagainya yang asli Lampung Timur, apa yang bisa kita lakukan dengan segala kemungkinan yang ada,” ungkapnya.

Festival kicau burung ini, masih kata Zaifuil peserta  ternyata cukup antusias pencintanya luar biasa, kita pikir mungkin hanya sekitar Lampung, ternyata dari Palembang, dari Bandung, dari Jawa Timur. Kita pikir seratus orang, dua ratus orang, ternyata ribuan orang datang, ini luar biasa.

"Festival yang dirangkai juga dengan perlombaan melukis oleh taman kanak kanak, mengambil tema Hobi Sambil Piknik, Piknik Sambil Hobi dan memperebutkan door prize paket umroh tersebut, di ikuti oleh sekitar seribu lima ratusan peserta yang tidak hanya dari Kabupaten Lampung Timur atau Provinsi Lampung saja, tetapi juga dari luar Provinsi Lampung.(ris/fdy)


Lampung Timur - Lembaga Ikatan Pemuda Muhamadiyah  (IPM) Lampung Timur bersama dengan Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP) mengunjungi rumah Mbah Jafar (90) seorang nenek tua yang hidup sebatangkara di RT. 05, Dusun II Sukorejo, Desa Gedung Wani, Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur.
Kepedulian AKRAP dan IPM Lampung Timur mengunjungi rumah Mbah Jafar karena ingin melihat kondisi kehidupan nenek tua yang sangat tidak layak tersebut.
Sebenarnya Mbah Jafar yang mempunyai nama asli Sriyati tersebut mengaku sudah puluhan tahun menumpang di rumah milik warga Gedung Wani, dan untuk makan sehari hari hanya bergantung kepada tetangga kiri kanan yang ada disekitar rumahnya tersebut.
Sementara untuk makan sehari hari Mbah Jafar diberi makanan yang sudah matang oleh tetangga sekitar karena fisik Mbah Jafar sudah tidak mampu untuk memasak makanan buat makanan sehari harinya.
Siami tetangga Mbah Jafar yang paling rajin memberikan makanan membenarkan keterangan dari Mbah Jafar.
 “Iya mas, untuk makan sehari hari Mbah Jafar itu tiap hari kita yang memberikan makan untuk nya," ujarnya.
Dalam kunjungan Edi Arsadad ketua Yayasan AKRAP yang hadir dalam kesempatan tersebut merasa prihatin dengan kondisi kehidupan Mbah Jafar.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi Mbah Jafar yang hidup sebatang kara tiada sanak saudara,” jelasnya
Edi Arsadad menambahkan, bahwa persoalan kelompok rentan dan Lansia ini adalah tanggung jawab pemerintah, lebih kusus untuk di Lampung Timur karena sudah ada Perbup untuk memberikan perhatian bagi kelompok rentan tersebut.
“Lampung Timur sudah ada Perbub Ramah HAM yang seharusnya bisa di implementasikan untuk memberikan perhatian kusus terhadap kelompok rentan, lansia dan penyandang disabilitas,” terangnya
Dalam kesempatan tersebut, selain melihat kondisi Mbah Jafar, IPM Lampung Timur dan AKRAP juga memberikan bantuan sembako kepada Mbah Jafar.(ris/amw)



Lampung Timur - Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia(KONI) Kabupaten Lampung Timur periode 2016-2020 Resmi dikukuhkan,pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh sekretaris Umum kini Provinsi Lampung Margono di gedung Islami Center Sukadana,Kamis (23/03/2017).

 Pelantikan tersebut berdasarkan Surat keputusan Nomor 54 Tahun 2016,tentang pengukuhan Personalia pengurus KONI Kabupaten Lampung Timur masa Bhakti 2016-2020,serta berdasarkan surat Formatur Pengurus KONI Kabupaten Lampung Timur Nomor 014/KONI/Lamtim/x11/Tahun 2016/Tanggal 14 Desember 2016 tentang permohonan Penertiban SK KONI Kabupaten Lampung Timur periode 2016-2020 mendatang.

  Pada acara tersebut sambutan dari Ketua KONI Lampung Timur, Zaifuhari Bukhari mengatakan bahwa suatu organisasi seperti KONI ini tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dari semua pihak yang peduli dunia olahraga.

“KONI Lamtim ini tidak ada artinya bila tidak ada dukungan dari semua pihak, baik Pemerintah Daerah setempat, pengurus cabang olahraga maupun masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap olahraga,” ungkapnya.

  Harapan, kedepan sarana dan prasarana olahraga yang ada di Kabupaten Lampung Timur harus sama-sama diperbaiki dan dipelihara baik atlet maupun sarana penunjang lainnya. “Mari kita perbaiki olahraga ini, karena sarana dan prasarana olahraga di Lamtim ini memang cukup luar biasa kualitasnya,” paparnya.

 Sementara Sambutan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim yang dibacakan oleh Wakil Bupati Lamtim Zaiful Bukhari mengatak pengurus KONI harus bekerja keras untuk memajukan olahraga di Lamtim serta dapat membina atlet-atlet untuk dapat berprestasi tingkat nasional maupun dunia. “Kebanggaan menjadi pengurus KONI adalah bagaimana cara untuk mencapai prestasi terhadap atlit-atlit yang mereka bina. Periode pelantikan ini bukan saja selesai sampai disini, melainkan bagaimana pengurus KONI ini bisa memajukan olahraga yang ada di Lamtim” harapnya.

  Bersamaan itu dalam sambutan Ketua Umum KONI Lampung M.Rido Fikardo yang dibacakan oleh sekretaris  umum KONI Lampung Margono mengingatkan pengurus KONI Lampung Timur harus bisa menghayati apa tugas-tugas dari KONI itu sendiri. Karena dengan mengerti tugas dan kewajibannya, maka organisasi ini akan berjalan baik.

“Menjadi pengurus KONI harus siap berkorban, baik waktu, tenaga dan pikiran , bahkan tidak menuntup kemungkinan korban materi,”terangnya.

Oleh sebab itu Saya yakin ketua KONI Lamtim tentu sudah mengerti apa arti membina atlet agar berprestasi. “Sebab atlet Lampung Timur adalah juga milik provinsi Lampung. Maka dengan membina atlet berprestasi akan sekaligus menjunjung nama Lampung.

Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda,para Asisten,staf ahli,kepala Dinas,serta masyarakat Lampung Timur.(ris/fdy)


Lampung Timur - Festival ogoh ogoh yang di adakan di desa pringgondani Kecamatan Sukadana Kabupaten Lampung Timur 2017, yang di hadiri bupati lampung timur Chusnunia chalim dan Wakil Bupati lampung timur Zaiful Bukhori beserta forkopimda Lamtim,Forkopimcam sukadana,Cencen serta tokoh masyarakat, Jumat  (24/3/2017).

 Dalam acara festival ogoh ogoh bupati lamtim chusnunia chalim dan wakil bupati lamtim Zaiful Bokhori turut juga menari bersama dengan salah satu kontestan Festival Ogoh Ogoh se-Kabupaten Lampung Timur
 Tujuan Perayaan ogoh ogoh ini merupakan dalam tradisi Hindu Dharma melambangkan sebagai keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dasyat. Merupakan festival dalam rangkaian Perayaan Nyepi Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka umat Hindu.

Dalam Festival Ogoh Ogoh 2017 kali ini diikuti oleh delapan  sanggar antara lain Bhayangkara dan Gita Prasetya Budaya dari Raman Utara, Cemara Mekar dan Gita Nusantara dari Sukadana, Sekar Jagat dari Marga Tiga, Krama Loka dari Sekampung Udik, Abdi Budaya  dari Waway Karya dan  Kecamatan Way Jepara menurunkan sanggar Gong 2000.

Gusti Ketut Putra Yasa selaku ketua panitia festival mengatakan bahwa waktu terus berjalan tidak pernah berhenti. Bagi ogoh ogoh itu sangat identik dengan filosofi kalo kita tidak bisa menghargai waktu maka akan kita akan dihancurkan oleh waktu itu,” terangnya.

“Ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Timur yang telah memberikan support, dan dorongan moril sehingga umat beragama pada kesempatan ini dapat melaksanakan kerukunan umat beragama, menghargai kebhinekaan, aman, nyaman dan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur,” tambahnya.

Pembukaan Festival Ogoh Ogoh Kabupaten Lampung Timur 2017 dibuka oleh Chusnunia dengan ditandai pemukulan gong sebanyak empat kali.

  Setelah itu bupati Chusnunia memberi sambutan ia menyampaikan bahwa “ogoh ogoh kalau dimasukkan dalam festival 2018, ini semakin yakin Lampung Timur adalah mininya Indonesia”, terangnya.

“Masukkan festival ogoh ogoh di dalam Kalender Even Pariwisata 2018, kita dukung bersama. Kalau perlu, dari akhir tahun posternya sudah kita buat, dan kita kampanyekan dari akhir tahun. Jadi, orang Lampung secara umum, tidak perlu pergi jauh jauh kalau mau merasakan beragamnya Indonesia, datang ke Lampung Timur,” ungkapnya.(ris/fdy)

Lampung Timur - Beberapa warga Desa Sukaraja Nuban, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur mengalami gagal panen padi.
Salah satu warga dusun 5, Desa Sukaraja Nuban Tarbin (38)saat di temui di kediamannya Rabu malam ( 22/3) mengungkapkan nasib yang lagi menimpanya karena tanaman padinya banyak mati setelah pemupukan dengan meggunakan merek phonska yang didapatkan dari penyalur. Dan diduga pupuk tersebut palsu.
"Tidak hanya saya, beberapa petani mengalami nasib yang sama. Dimana padi mereka mati setelah berjalan kurang lebih satu minggu dari pemupukan," ungkapnya
Hasil padi setelah dari pemupukan ini bukan membuat padi mereka lebih subur justru sebaliknya membuat jadi gagal panen karena mati.
"Kejadian ini kami laporkan ke pihak penyalur pupuk bersubsidi (Amar) warga dusun 4 Desa Sukaraja Nuban Lamtim. Dan dia langsung survei ke lokasi bersama distributornya serta ikut juga Joni sebagai Penyululuhan petani lapangan(PPL) Lamtim untuk survei kebenarannya. Setelah melihat fakta padi kami pada mati Amar bersama distributor pupuk Phonska siap mengganti kerugian berupa modal dari awalnya diperkirakan menelan dana jutaan rupiah namun janji itu hingga sekarang belum ada," ungkap Tarbin.
Karena kesal menunggu janji akan ganti rugi oleh pihak distributor tak kunjung datang selang beberpa hari mereka mendatangi rumah Amar namun jawabannya tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Justru malah berkelit menunggu hasil lab pupuk NPK Phonska dari distributor karena yang bertanggung jawab dalam urusan ini bukan dia. 
"Padahal sisa dari pemupukan itu masih ada yang kami simpan di rumah itupun sudah di lihat langsung oleh pihak penyalur pupuk ada juga sedikit diminta sebagai bahan buktinya bahan laporannya ke pabrik," papar Tarbin.
Pupuk Phonska yang sudah digunakan ini sangat berbeda dengan pupuk yang sering mereka gunakan pada tahun tahun sebelumnya. Ada kelainan jenis pupuknya lebih keras seperti ada kandungan kapur bercampur dengan tanah pasir dan apabila di masukkan kedalam air tidak mudah hancur.
"Padi kami yang gagal panen di perkirakan seluas kurang  lebih satu hektar sehingga kami mengalami kerugian puluhan juta rupiah dan kejadian ini akan kami laporkan ke polisi setempat," terangnya.(ris) 
Inilah contoh pupuk NPK Phonska yang diduga palsu. 

Lampung Timur - Tim Tekab 308 Polsek Batanghari Nuban melakukan penangkapan terhadap seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas).
Dia adalah Fiki Ariansyah (18) seorang pelajar kelas 3 SMA swasta di Lamtim, warga Desa Negara Ratu Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lamtim. Pelaku ditangkap Kamis (23/03/2017) sekira pukul 01.15 wib
Menurut Kapolsek Batang Hari Nuban AKP Asril melalui Kanit Reserse Brigpol Dedi Kurniawan mengatakan pelaku ditangkap pada saat melarikan diri setelah melakukan penjambretan ke arah pekalongan. TKP di jalan raya Sukaraja Nuban depan Pondok Pesantren PPHS Sukaraja Nuban Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur.
Korban kejahatan Desti Amanti (21) warga Dusun II Rt 007 Rw 003 Desa Sukaraja Nuban Kecamatan Batanghari Nuban Lamtim.
"Anggota kita melakukan penangkapan setelah adanya laporan korban, Laporan Polisi No : Lp/74-B/III/2017/pld lpg/res Lamtim/Sek Batanghari Nuban tanggal 22 Maret 2017,Tentang pencurian dengan kekerasan/penjambretan,"ujar Dedi  Kurniawan.
Diungkapkan Dedi, modus operandi pelaku pada Rabu 22 Maret 2017 sekira pukul 18.00  WIB  korban pulang dari kerja atau PKL di Bank BRI Syariah Metro bersama rekan-rekannya, setibanya di perjalanan dekat SPBE Gedung Dalam korban di buntuti oleh 2 orang pelaku tidak di kenal mengendarai sepeda motor Mio GT warna putih.
Dari SPBE sampai pertigaan Taman Maskot gedung dalam, rekan-rekannya berpisah di pertigaan tersebut menuju arah sukadana, sedangkan korban menuju arah Sukaraja sendirian setibanya di jalan Raya Sukaraja Nuban depan pondok pesantren korban di pepet dan di rampas tas nya secara paksa oleh pelaku sebanyak 2 orang lalu kabur masuk gang samping pesantren ke arah dusun gedung dalam lalu korban berteriak (maling) dan para pelaku di kejar warga sekitar dan anggota yang kebetulan sedang makan malam di kantin depan pondok pesantren PPHS.
“Pelaku sempat di kepung warga  dan anggota lalu para pelaku kabur meninggalkan satu unit sepeda motor mio gt warna  putih. karena pelaku tidak ditemukan sehingga anggota piket berkordinasi degan anggota piket jaga sektor Pekalongan untuk melakukan pencegatan sehingga pada pukul 01.15 wib salah satu pelaku dapat diamankan di Desa Jojog Kecamatan Pekalongan oleh anggota gabungan. Selanjutnya korban melaporkan kejadian tersebut kepolsek Batanghari Nuban,”ungkap Dedi.
Adapun barang bukti yang diamankan1 unit sepeda motor Mio GT warna putih hitam nopolBE 6761 FV milik pelaku.“Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polsek Batanghari Nuban guna proses penyidikan lebih lanjut,”ungkapnya. (ris) 

Nampak salah satu sudut atap Masjid Taqwa yang bocor dan mulai rapuh plavonnya.  Foto fredy radar metro
METRO – Sedikitnya ada 11 titik atap plafon Masjid Taqwa Kota Metro mengalami kerusakan ringan hingga berat. Sehingga dikala musim hujan menyebabkan bocor air menetes ketempat mimbar para jemaah.
Saat dikonfirmasi Radar Metro, Pengurus Masjid (Marbot) Masjid Taqwa Kota Metro, Joko Biranto membernarkan hal tersebut, cebolanya resapan air hujan itu sudah terjadi sejak 5 bulan belakangan ini. Awalnya cuma tetesan-tetesan air kecil saja, tapi makin dibiarkan pasti akan mengalami kerusakan bahkan hingga jebol.
“Ke 11 (sebelas) titik atap plafon yang bocor berada dititik, 6 titik di mimbar jamaah, 3 titik tempat wudhu, dan 2 titik di bagian teras depan,”terangnya, Senin (20/3/) kemarin.
Tak hanya kerusakan atap plafon, lanjut Joko ada 3 lampu temple dengan palfon copot, 2 kipas angin juga lepas dan rusak. dikhawatirkan kalau tidak segera diperbaiki akan menambah kerusakan lebih banyak lagi.
“Ini masjid megah terbesar  di Kota Metro, kalau pengurus Marbot sifatnya hanya melakukan bersih-bersih rutin. Soal kkerusakan bukan wewenang kita,” pungkasnya.(fdy)  

Lampung Timur - Peresmian Gedung Puskesmas di Desa Trimulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur dihadiri Asiten 1 Drs. Tarmzi. Nampak hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur Evi Darwati, Camat Sekampung beserta Forkopimcam, Kepala Desa Hargo Mulyo beserta jajarannya, serta Para Kepala Puskesmas se-Kabupaten Lampung Timur dan Para Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat,Tokoh Pemuda, kecamatan setempat, Rabu (22/3).
Dalam sambutan Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim melalui Asisten 1 Tarmizi Suhaimi mengatakan telah selesainya pembangunan Gedung Puskesmas Trimulyo di Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Terkait dengan selesainya pembangunan gedung Puskesmas Trimulyo yang berada di Desa Hargomulyo ini tentunya harus segera dioperasionalkan agar masyarakat dapat segera pula menerima manfaat yakni dapat mengakses pelayanan kesehatan yang lebih dekat.
Seperti diketahui bahwa Puskesmas Trimulyo berada di Desa Trimulyo, pelayanannya tidak dapat dilakukan maksimal karena aksesnya cukup jauh  terhadap 5 (lima) desa dari 7 (tujuh) desa wilayah kerja Puskesmas Trimulyo. Sehingga setelah dilakukan analisis serta musyawarah bersama kepala desa dan Tokoh Masyarakat maka diusulkan pembangunan gedung baru Puskesmas Trimulyo di Desa Hargomulyo dari dana DAK Fisik Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur Tahun 2016 dengan tidak merubah nama Puskesmas, karena terkait Registrasi di Kementerian Kesehatan.
"Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Desa Hargomulyo yang telah menghibahkan tanah untuk pembangunan Puskesmas Trimulyo. Dan untuk masyarakat desa Trimulyo dan sekitarnya agar tidak perlu berkecil hati, saya sampaikan bahwa pelayanan di gedung lama di Desa Trimulyo tetap dilakukan," ungkapnya.
Dengan berdirinya gedung baru Puskesmas Trimulyo ini saya harapkan benar-benar memberikan manfaat dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan khusunya bagi seluruh masyarakat diwilayah kerja Puskesmas Trimulyo. Kepada masyarakat agar menjadikan Puskesmas ini sebagai fasilitas kesehatan bukan hanya bagi yang sakit, tetapi juga bagi yang sehat  agar yang sakit menjadi sehat dan yang sehat tetap sehat.
Bupati juga meminta kepada jajaran Dinas Kesehatan dan khususnya Puskesmas Trimulyo agar selalu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat. Kegiatan yang bersifat Preventif dan Promotif agar lebih ditingkatkan sehingga kita dapat benar-benar mewujudkan masyarakat Lampung Timur sejahtera dalam kesehatannya.
"Kepada jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan serta UPTD di Kecamatan Sekampung agar dapat mengoptimalkan peran sertanya, dalam hal ini mendukung pembangunan  pada  bidang  kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) seperti Intruksi Presiden Republik Indonesia No. 1 /2017 yakni dengan mensinergikan upaya promotiv dan preventif  guna meningkatkan produktivitas penduduk dan menurunkan beban pembiayaan akibat kesehatan," lanjutnya. 
Upaya-upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah kampanye gemar berolah raga masyarakat, bimbingan kesehatan pranikah, pengawasan keamanan dan mutu pangan, mendorong pemanfaatan pekarangan, penerapan Kawasan Tanpa Rokok, dan kegiatan lainnya sesuai dengan sektornya masing-masing.
"Selanjutnya atas nama jajaran pemerintah daerah, saya menyampaikan ucapan selamat atas selesainya pembangunan gedung baru serta mulai beroperasinya pelayanan di Puskesmas Trimulyo, agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memberikan layanan bagi masyarakat setempat khusunya Lamtim," tutupnya. (ris) 

METRO – Peserta yang masih duduk dibangku TK/PAUD didamping para orangtua antusias mengikuti lomba mewarnai colouring fun competition for kids with yang diprakasai oleh MP One Stationery, sarana perlengkapan sekolah dan kantor terlengkap di Kota Metro dengan sistem Discount Quantity "Semakin Banyak Semakin Murah" memberikan diskon hingga 25 persen.
Kegiatan tersebut dilaksanakan  di halaman Ruko Golden Bisnis No.5 Jl.AR. Prawira Negara (Depan PLN Kauman Metro), Metro Pusat Kota Metro, Minggu (19/3/2017).
Owner MP One Stationery, M. Arief Deddy Nugroho didampingi Manager Oprasional, Hargo Faradiawan mengatakan, tujuan diadakannya colouring fun competition for kids with ini. Dalam rangka persiapan GO (Grand Opening), makanya kita lebih dahulu sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat Kota Metro dan sekitarnya.
“Sesuai jadwal Grand Opening akan digelar pekan depan 26 maret 2017 mendatang," ungkapnya kepada Radar Metro.
MP One Stationery, lanjut Hargo telah menyediakan puluhan voucher belanja plus trophy bagi pemenang lomba. Juara I senilai Rp500ribu (10 voucher), Juara II Rp400 ribu (8 vocher), Juara III Rp300 ribu (6 vocher). 
Sedangkan juara harapan I mendapat Rp200 ribu (4 vocher), Juara harapan II Rp150ribu (3 vocher), juara harapan III Rp100 ribu (2 vocher), dan 7 vocher kuis funbane senilai Rp 350 ribu.
Dan setiap juara juga mendapatkan voucher Rp. 125.000 dari Nana Skincare untuk Facial Theraphy buat bunda tercintanya.
“MP One Stationery menawarkan perlengkapan sekolah dan kantor  dengan konsep discount quantity. Retailer dengan harga kompetitif semakin banyak pembelian semakin murah pula. Bahkan bisa mendapatkan diskon hingga 25 persen satu item. Ayo tunggu apa lagi datang dan belanjalah kebutuhan dijamin produk yang ditawarkan berkualitas dengan harga kompetitif dan semoga berkah,”pungkasnya.(Adv)

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget